Menu Close

Tips Membeli Celana Dalam Ibu Hamil

Perubahan perut yang bertambah besar seiring berjalannya waktu, membuat ibu hamil memerlukan celana dalam khusus. Selain perut yang bertambah besar, dalam kehamilan trimester tiga, ibu hamil akan sering merasa gerah di area kewanitaan. Keringat di area kewanitaan perlu dicegah karena bisa menjadi sumber bakteri, karena itulah wajib menggunakan celana dalam ibu hamil mulai dari trimester dua atau saat kandungan berusia sekitar 4 bulan.

Celana dalam ibu hamil umumnya lembut dan nyaman digunakan

Tips Memilih Celana Dalam Ibu Hamil

Jika kamu ingin menggunakan celana dalam ibu hamil, maka kamu harus tau bagaimana memilih celana yang tepat. Karena jika salah memilih, kamu tentu akan merasa tidak nyaman. Berikut ini beberapa tips memilih celana dalam ibu hamil yang bisa kamu pertimbangkan.

  1. Ketahui Ukuran Kamu

Ukuran merupakan salah satu yang menentukan sebentar atau tidak kamu menggunakan celana dalam hamil. Kehamilan yang kian membesar, tentu juga akan mempengaruhi ukuran tubuh kamu terutama bagian perut, bokong dan paha. Jadi sebelum memutuskan celana dalam ibu hamil mana yang akan kamu beli, pastikan dulu berapa ukuran yang tepat untuk kamu.

Jika sudah, maka pilih ukuran yang satu sampai dua tingkat lebih besar. Agar celana dalam tersebut tetap bisa kamu gunakan saat kandungan bertambah besar. Karena jika kamu membeli ukuran yang pas di tubuh saat ini, sudah pasti celana dalam tersebut hanya bisa kamu gunakan sebentar apalagi jika kamu membelinya saat baru memasuki trimester dua, dimana perut belum terlalu membesar.

  1. Perhatikan Bahan

Bahan adalah penentu kenyamanan celana dalam yang kamu gunakan. Celana dalam biasa, memiliki bahan seperti polyester mix spandex atau katun polyester. Kedua bahan tersebut kurang cocok untuk ibu hamil. Karena ibu hamil lebih cepat kepanasan daripada biasanya. Karena itu, pilih celana yang terbuat dari katun.

Ibu hamil yang merasa gerah, akan membuat bagian area kemaluan berkeringat dan lembab. Daerah kemaluan khususnya vagina yang lembab dapat menyebabkan bakteri dan infeksi seperti infeksi saluran kemih yang dapat membahayakan janin.

  1. Tentukan Jenisnya

Ada dua jenis celana ibu hamil dengan model yang berbeda. Jenis celana dalam ibu hamil tersebut, juga sama dengan jenis celana ibu hamil biasa. Berikut penjelasan kedua jenisnya.

  • Over the bump: Celana dalam model high waist yang dapat menutupi bagian perut dan dapat menyesuaikan ukuran perut saat nantinya semakin membesar.
  • Under the bump: Merupakan celana dalam model low cut yang berada di bawah perut. Celana jenis ini cocok bagi kamu yang kurang cocok dan merasa panas saat menggunakan jenis over the bump.
  1. Utamakan Kenyamanan

Dalam memilih celana dalam, kenyamanan adalah hal utama. Meski sebagus apapun motif, warna dan model celana dalam ibu hamil di luar sana, namun jika tidak bisa membuat kamu nyaman, maka tentu celana tersebut akan tersimpan rapi di lemari pakaian karena tidak kamu gunakan. Karena itu pilih celana dalam yang bisa membuatmu nyaman memakainya beberapa jam daripada memilih celana dalam hamil yang modis namun membuatmu tersiksa karena rasa tidak nyaman.

  1. Beli Lebih Dari Satu

Saat memutuskan untuk membeli celana dalam hamil, beli beberapa sebagai cadangan. Kamu bisa membeli tiga hingga empat celana dalam ibu hamil, karena ibu hamil harus rajin mengganti celana dalam agar bagian vagina tidak lembab. Kamu bisa memilih satu pcs terlebih dahulu, jika celana tersebut nyaman, kamu bisa membeli beberapa pcs lagi.

Dalam memilih celana dalam ibu hamil, kenyamanan adalah nomor satu. Karena perut yang semakin membesar tentu membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, dan jangan sampai celana dalam khusus hamil juga menambah ketidaknyamanan ibu hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *