Menu Close

Pengobatan Telinga Bengkak dan Tempat Pembengkakannya

Saat bagian atau organ tubuh berukuran lebih besar dari biasanya, mereka dapat dikatakan mengalami pembengkakan. Hal ini banyak terjadi karena adanya infeksi atau peradangan atau penumpukan cairan di bagian tubuh tersebut.

Gejala lain yang mengikuti bisa berupa kemerahan, gatal dan nyeri. Salah satu bagian tubuh yang bisa mengalami pembengkakan adalah telinga. Banyak hal yang bisa mempengaruhi telinga bengkak dan paling sering disebabkan oleh infeksi.

Bengkak di bawah telinga dapat disebabkan oleh gondongan

Pembengkakan di area tubuh ini lebih jelas terlihat walau hanya sedikit karena kulit di sekitar telinga luar sangat tipis. Beberapa kondisi telinga bengkak tidak cukup serius dan dapat hilang sendirinya atau dengan pengobatan rumahan. Tapi telinga bengkak juga bisa menjadi tanda adanya infeksi atau penyakit yang perlu dengan segera diobati.

Pengobatannya pun bergantung pada tempat pembengkakan, penyebab serta gejalanya.

Area terjadinya telinga bengkak

Telinga terdiri dari bagian luar, tengah, dan dalam. Bagian luar telinga disebut dengan pinna yang terbuat dari tulang rawan bergerigi diselimuti kulit (auricula) dan ada daun telinga (earlobe) bagian bawah auricula yang kenyal. Selanjutnya ada saluran pendengaran eksternal (tabung pendek) yang berakhir di gendang telinga atau membran timpani. 

Bagian tengah telinga terdapat osikel atau tiga tulang kecil yang terhubung dan mengirimkan gelombang suara ke telinga bagian dalam, terdiri dari maleus, inkus, dan stapes. Ada juga tabung Eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung. 

Sementara bagian dalamnya terdapat koklea atau rumah siput yang berisi saraf untuk mendengar, kemudian ada ruang depan dan saluran setengah lingkaran yang mengandung reseptor untuk keseimbangan.

Telinga yang bengkak bisa terjadi di salah satu bagian telinga tersebut. Telinga bengkak banyak terjadi di saluran dan di bagian luar, baik itu belakang telinga atau sekitar daun telinga. 

Mendiagnosis telinga bengkak

Telinga bengkak terjadi karena beragam penyebab, ini bisa dilihat dari gejala tapi untuk lebih jelasnya diperiksakan ke dokter. Pemeriksaan gangguan pada telinga seperti telinga bengkak dapat dilakukan dengan cara:

  • Pemeriksaan telinga : Tes pertama untuk mengetahui adalah masalah telinga adalah dengan melihat kondisi telinga. Untuk melihat ke dalam saluran telinga atau gendang telinga, biasanya dilakukan dengan alat bernama otoskop. 
  • Pengujian pendengaran : Tes telinga juga bisa dilakukan oleh seorang audiolog secara resmi dengan menggunakan suara dengan volume dan frekuensi yang bervariasi.
  • Computed tomography (CT scan): CT scan menggunakan sinar-X dan komputer bisa menjadi salah satu metode untuk membuat dan melihat gambar telinga dan struktur di sekitarnya. 
  • Pencitraan resonansi magnetik : Metode ini menggunakan gelombang radio dalam medan magnet, yang memungkinakan membuat gambar telinga dan struktur di sekitarnya dengan resolusi tinggi.

Pengobatan telinga bengkak

Pengobatan telinga bengkak dapat dibagi menjadi pengobatan untuk telinga luar dan saluran telinga. Pengobatan untuk telinga bagian luar secara spesifik tergantung pada pembengkakan dan tingkat keparahannya.

Obat-obatan biasanya diresepkan baik itu obat oral atau topikal seperti salep dan antibiotik. Pengobatan rumahan juga bisa dilakukan seperti mengompres bagian yang bengkak. Sementara untuk saluran telinga yang bengkak ringan, tanpa perawatan khusus pembengkakan ini bisa hilang dengan sendirinya. 

Obat tetes telinga antibiotik dan obat-obatan oral untuk membantu mengatasi rasa sakit, mungkin diresepkan untuk Anda yang mengalami pembengkakan serius karena infeksi. Obat antijamur, antiinflamasi, dan antihistamin juga mungkin diresepkan sesuai dengan penyebab pembengkakan. Kemungkinan lainnya adalah dengan drainase atau pembersihan.

Secara umum, pengobatan atau perawatan telinga bengkak dapat berupa:

Antibiotik : Antibiotik dalam bentuk tetes telinga atau pil mungkin diperlukan untuk mengatasi infeksi telinga oleh bakteri.

Cerumenolytics (obat tetes kotoran telinga): obat tetes ini berupa agen yang melunakkan serumen (kotoran telinga) yang mengeras dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan dari telinga. Ini dapat meliputi larutan minyak mineral, atau hidrogen peroksida dan air, dan pelumas lainnya.

Irigasi (bilas/drainase/pembersihan): Irigasi lembut saluran telinga dengan air garam dan hidrogen peroksida encer untuk membersihkan kotoran telinga atau mengalirkan air.

Antihistamin : ini berguna untuk menenangkan atau mengurangi rasa sakit pada telinga bagian dalam, serta mengurangi gejala vertigo.

Pembedahan : Operasi mungkin diperlukan untuk menghilangkan neuroma akustik. Ini juga mungkin dilakukan pada pasien penderita abses yang berkembang dari penyakit mastoiditis.

Latihan posisi : Latihan posisi tertentu dapat memperbaiki gejala BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo) dengan membantu partikel di telinga bagian dalam bergerak.

Kompres: Mengompres dengan es atau air dingin dapat menurunkan aliran darah yang dapat meringankan gejala pembengkakan. Jika Anda menduga adanya kista di daun telinga Anda, kompres dengan air hangat dapat membantu.

Telinga bengkak dapat terjadi karena beragam penyebab dan terjadi di bagian telinga tertentu, umumnya bagian luar dan saluran telinga. hal ini sangat berkaitan dengan cara perawatan atau pengobatannya. Beberapa kondisi telinga bengkak dapat hilang tanpa perawatan khusus, namun ada pula yang memerlukan pengobatan, drainase, hingga pembedahan.

Segera konsultasikan ke dokter bila telinga bengkak Anda menimbulkan gejala yang lebih serius dan menerus. Jangan membeli obat keras tanpa resep dokter. 

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai gangguan telinga seperti telinga bengkak secara online melalui chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *