Menu Close

Gejala Hidung Tersumbat, Atasi dengan Paramex Flu dan Batuk

Anda mungkin kerap bingung membedakan mana sakit flu, demam, batuk hingga COVID-19. Untuk gejala ringan mungkin Anda bisa membantu mengatasinya dengan mengonsumsi obat Paramex Flu dan Batuk. Namun, bagaimana cara membedakannya supaya penggunaan obat tepat pada sasaran? Berikut tipsnya.

Pilek vs flu

Influenza dan pilek adalah dua virus menular yang memiliki banyak gejala yang sama. Tetapi bagaimana Anda dapat mengalami gejala-gejala tersebut dan bagaimana cara membedakan gejala tersebut. 

1. Gejala flu menyerang dengan cepat

Flu sering mengejutkan Anda dengan seberapa cepat gejala dimulai, dan seberapa serius penyakitnya. Secara klasik, flu dimulai dengan demam mendadak, menggigil, nyeri otot, sakit kepala ringan, dan kelelahan. Anda mungkin memiliki gejala lain seperti pilek dan batuk. Anda merasa buruk dan merasa cepat lemas.

Berapa lama flu berlangsung? Flu biasanya terjadi sekitar satu sampai empat hari setelah infeksi, dan gejala biasanya berlangsung lima sampai tujuh hari. Namun, kelelahan dapat membuatnya lebih lama selama beberapa hari.

Pilek, di sisi lain, datang secara bertahap dan akan bertahan lebih lama. Kuman dingin menular selama tiga hari pertama. Meskipun batuk dan hidung tersumbat dapat berlangsung hingga tiga minggu, gejala pilek lainnya yang berlangsung lebih dari seminggu seperti demam, rasa tidak nyaman di dada, atau nyeri sinus mungkin merupakan tanda infeksi bakteri atau sinus.

Jika Anda mengalami gejala jangka panjang, jangan abaikan. Bicaralah dengan dokter atau mencoba mengonsumsi Paramex Flu dan Batuk sebagai antisipasi langkah awal.

2. Pilek biasanya tidak disertai demam yang signifikan

Pilek jarang disertai demam yang signifikan. Dan meskipun Anda masih bisa terkena flu tanpa demam, flu biasanya datang beberapa hari dengan suhu di atas 37º C. Demam flu kemungkinan akan datang dengan cepat. Ini adalah gejala flu yang sangat umum pada anak-anak. Anda harus tetap minum cairan dan banyak istirahat.

3. Batuk kering indikasi influenza

Meskipun batuk merupakan gejala pilek dan gejala flu, jenis batuk yang Anda alami sangat berbeda. Flu akan menyebabkan batuk kering yang tidak menghasilkan lendir. Batuk yang disebabkan oleh pilek sering menghasilkan dahak atau lendir.

4. Sakit tenggorokan, bersin atau hidung tersumbat biasanya menyebabkan pilek

Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, kemungkinan besar Anda terkena flu. Sementara bersin atau hidung tersumbat bisa menyertai flu, gejala ini lebih sering terjadi saat pilek.

5. Flu datang dengan nyeri otot

Sakit dan nyeri sangat umum terjadi pada flu tetapi jarang terjadi pada pilek. Jika Anda demam dan mengalami sakit umum, hampir dipastikan Anda sedang mengalami flu.

6. Kelelahan yang ekstrem adalah tanda flu

Jika Anda merasa sangat lelah, kemungkinan besar karena flu. Terkadang Anda akan terus merasa lelah selama beberapa hari bahkan setelah gejala flu lainnya berhenti. Di sisi lain, pilek jarang menghentikan Anda melakukan tugas sehari-hari.

Kita semua pernah pilek dan tahu bahwa Anda bisa mengalami demam ringan, nyeri, atau batuk karenanya, kemungkinan besar Anda terkena flu.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk merasa lebih baik:

– Beristirahatlah.

– Minum banyak cairan.

– Konsumsi Paramex Flu dan Batuk untuk membantu menurunkan suhu dan meredakan sakit kepala atau nyeri otot. Peringatan: Jangan berikan aspirin (asam asetilsalisilat) kepada anak-anak atau remaja yang menderita flu, karena berisiko kecil menyebabkan sindrom reye yang berpotensi fatal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *