Menu Close

Ketahui Macam-Macam Cara Cek Gula Darah

Ketahui Macam-Macam Cara Cek Gula Darah

Selain gaya hidup yang tidak sehat, beberapa faktor lain seperti autoimun dan riwayat penyakit yang diderita keluarga (genetik) juga dapat meningkatkan risiko diabetes. Diabetes disebabkan oleh pankreas yang tidak berfungsi dengan baik dalam memproduksi insulin. Kurangnya insulin atau tidak adanya insulin dalam tubuh dapat meningkatkan kadar glukosa dalam tubuh sehingga merusak sel-sel tubuh. Untuk mencegah kondisi ini, sebaiknya Anda melakukan pengecekan kadar gula darah. Ada beberapa cara cek gula darah yang dilakukan, seperti tes darah dan tes intelorenasi glukosa. 

Apa Itu Tes Gula Darah?

Tes gula darah adalah prosedur yang dilakukan untuk mengukur jumlah gula atau glukosa, dalam darah Anda. Dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan tes ini untuk guna membantu diagnosis diabetes. Selain itu, penderita diabetes juga dapat menggunakan tes ini untuk mengontrol kadar gula darah dan mengevaluasi pengobatan yang dilakukan.

Untuk penderita diabetes, tes kadar gula darah di rumah membantu memantau kadar gula darah. Melakukan tes gula darah dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda tetap normal dan melihat apakah Anda perlu menyesuaikan diet, olahraga, atau obat diabetes. Kadar gula yang terlalu rendah (hipoglikemia) dapat menyebabkan kejang atau koma jika tidak segera ditangani medis. Sementara itu, kadar gula yang terlalu tinggi dalam darah (hiperglikemia) dapat menyebabkan ketoasidosis, suatu kondisi yang mengancam jiwa yang sering menjadi perhatian bagi penderita diabetes tipe 1.

Ketoasidosis terjadi ketika tubuh Anda mulai menggunakan lemak sebagai bahan bakar. Hiperglikemia dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko neuropati (kerusakan saraf), bersamaan dengan penyakit kronis lainnya seperti jantung, ginjal, dan mata.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Diabetes?

Risiko Anda untuk diabetes meningkat jika ada salah satu dari faktor-faktor berikut ini:

  • faktor bertambahnya usia, terutama pada lansia
  • memiliki riwayat keluarga diabetes
  • mengonsumsi alkohol dan rokok
  • kelebihan berat badan atau obesitas
  • sering mengonsumsi makanan junk food dan tinggi gula
  • jarang berolahraga
  • memiliki kolesterol
  • memiliki riwayat diabetes gestasional atau melahirkan bayi dengan berat lebih dari 9 pon ( 4 kilogram)
  • memiliki riwayat resistensi insulin
  • memiliki riwayat stroke atau hipertensi
  • memiliki gangguan pada sistem imun tubuh (autoimun)
  • ras juga memengaruhi risiko diabetes meskipun sangat kecil.

Kapan Saya Harus Melakukan Cek Gula Darah?

Anda dapat melakukan pengecekan kadar gula darah kapan saja, terlebih jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat penyakit diabetes dan Anda menderita autoimun. Segera periksa gula darah Anda jika mengalami beberapa gejala berikut:

  • berkeringat atau kedinginan
  • kepala pusing 
  • lapar dan mual
  • mengantuk terus menerus
  • kesemutan atau mati rasa di bibir, lidah, pundak, atau kaki
  • sering buang air kecil 
  • tubuh terasa lemas.

Cara Cek Gula Darah

Lalu, bagaimana cara cek gula darah? Tes apa saja yang bisa dilakukan? Anda dapat melakukan pengecekan kadar gula darah di laboratorium untuk hasil yang akurat. Berikut ini beberapa tes yang dilakukan yaitu: 

  • Tes A1C
  • Tes Gula Darah Puasa
  • Tes Toleransi Glukosa 
  • Tes Gula Darah Acak
  • Tes untuk Diabetes Gestasional.

Risiko Tes Gula Darah

Umumnya, tes gula darah memiliki risiko atau efek samping yang rendah. Anda mungkin merasakan nyeri, bengkak, dan memar di tempat tusukan, terutama jika tenaga medis mengambil sampel darah dari pembuluh darah, namun kondisi ini akan hilang dalam beberapa hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *